Sampai saat ini, mayoritas masyarakat Indonesia masih menganggap dan percaya bahwa stroke disebabkan oleh penyebab tunggal : tensi tinggi (hipertensi). "Si A kena stroke, tensinya 180!", "Si B kena stroke, tensinya 220!", "Si C kena stroke, tensinya 280!", itulah yang sering kita dengar, kita ucapkan, kita yakini, dan memang kita lihat sendiri secara nyata. . Apakah benar stroke disebabkan oleh hipertensi ? TIDAK BENAR. .
Tapi bukankah pada saat seseorang terserang stroke, tensinya naik atau tinggi?
Benar, pada saat seseorang terserang stroke, (hampir) selalu terdapat kenaikan tensi atau tensi tinggi (hipertensi). Tapi kenaikan tensi atau hipertensi bukan penyebab tunggal stroke, karena setiap kenaikan tensi atau hipertensi itu sendiri selalu ada penyebabnya. Apa yang menjadi penyebab kenaikan tensi atau hipertensi, itulah yang menyebabkan stroke.



