| Nutritional value per 100 g (3.5 oz) | |
|---|---|
| Energy | 3,699 kJ (884 kcal) |
Carbohydrates
|
0 g
|
Fat
|
100 g
|
| Saturated | 14 g |
| Monounsaturated | 73 g |
| Polyunsaturated
omega‑3
omega‑6
| 11 g
0.8 g
9.8 g
|
Protein
|
0 g
|
| Vitamins | |
| Vitamin E |
(93%)
14 mg |
| Vitamin K |
(57%)
60 μg |
| Minerals | |
| Iron |
(4%)
0.56 mg |
Link to USDA Database entry
| |
| |
| Percentages are roughly approximated usingUS recommendations for adults. Source: USDA Nutrient Database | |
“Makan dan berminyaklah dengan zaitun karena ia berasal dari pohon yang diberkati (HR. Tirmidzi ).
Beberapa penelitian mencoba untuk mencari khasiat dari minyak zaitun. Hasilnya sangat mengagumkan. antara lain seperti dibawah ini :
Khasiat Minyak Zaitun :
Mengatasi pengerasan dan penyempitan pembuluh darah arteri ( arteriosclerosis ).
Yang bertanggung jawab terhadap terjadinya pengerasan dan penyempitan pembuluh darah adalah adanya oksidasi zat kolesterol berbahaya. Penelitian modern membuktikan bahwa minyak zaitun berperan aktif dalam mencegah proses tersebut, karena ia mengandung vitamin E yang sangat berperan sebagai anti oksidan dan juga mengandung metil urat sehingga bisa mencegah terjadinya pengerasan pembuluh darah.
Sebuah penelitian dalam jurnal arteriosclerosis tahun 1995, membuktikan bahwa minyak zaitun dara/minyak zaitun perasan pertama (virgin olive oil) mengandung sejumlah metil urat yang baik,yang mencegah terjadinya oksidasi minyak dan menjaga kestabilan unsurnya.
Para peneliti juga menemukan bahwa kandungan ini mencegah terjadinya oksidasi kolesterol berbahaya (LDL) di tabung percobaan, sehingga bisa mencegah terjadinya pengerasan pembuluh darah dan memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari zat-zat toksik yang meracuni sel seperti peroksida dan zat berbahaya lainnya
Menurunkan Kolesterol (LDL).
Dr. Walter Willet, ketua Jurusan Gizi di Fakultas Kedokteran Universitas Harvard melakukan riset tentang hidangan tradisional Mediterrania yang lengkap dengan kandungan 35-40% kalori dari lemak, khususnya minyak zaitun.
Salah satu yang paling menarik perhatian Dr. Willet tentang menu Mediterrania adalah pengaruhnya terhadap kolesterol dan terjadinya penyumbatan pembuluh darah . Ternyata menu yang kaya dengan minyak zaitun yang merupakan lemak tunggal tak jenuh bisa memelihara kesehatan pembuluh darah, kadar LDL menurun, sedangkan pada saat yang sama kadar HDL tetap normal.
Mencegah Kanker
Juga ditemukan pula kandungn bsitosterol dalam minyak zaitun dan minyak sayur dapat mencegah pembentukan kanker prostrat pada pria. Penelitian lain menunjukkan jika minyak zaitun ini dapat mencegah kanker usus sejak dini dapat meningkatkan produksi enzim diamine oxidase yang mencegah pertumbuhan sel abnormal dan sel kanker.
Prof. Asman, Ketua Lembaga Penelitian Arteriosklerosis di Universitas Monscher Jerman, yang merupakan seorang peneliti paling menonjol di dunia dalam bidang arteriosklerosis, menegaskan bahwa minyak zaitun bisa mencegah munculnya beberapa jenis kanker, seperti kanker kolon, kanker rahim dan kanker ovarium.
Beliau mengatakan bahwa kanker merupakan penyebab seperlima kematian di Eropa. Ada perbedaan yang sangat kontras mengenai rata-rata angka kematian akibat kanker di negara-negara kawasan utara dan barat Eropa dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Selatan Eropa yang berada di Laut Mediterrania. Hal itu disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi. Kasus kanker yang sangat rendah di negara-negara kawasan Mediterrania, karena mereka menggunakan minyak zaitun sebagai sumber makanan pokok, disamping sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan.
Minyak Zaitun dan Kanker Payudara
Sebuah penelitian mengejutkan yang cukup melegakan, jika mengkonsumsi lemak tak jenuh secara teratur yang cukup akan mencegah atau memiliki resiko lebih rendah pada penyakit kanker payudara pada wanita.
Majalah Archives of Internal Medicine mempublikasikan penelitian yang dilakukan terhadap 2.564 wanita penderita kanker payudara untuk membuktikan bahwa ada korelasi kontradiktif antara risiko terjadinya kanker dengan konsumsi minyak zaitun dan bahwa semakin banyak konsumsi minyak zaitun maka semakin sempurna pencegahan terhadap terjadinya kanker.
Sebuah riset lain dipublikasikan oleh majalah yang sama pada bulan Agustus 1998 yang menegaskan bahwa konsumsi satu sendok makan minyak zaitun setiap hari bisa menurunkan risiko terserang kanker payudara hingga 45%. Riset ini didasarkan pada penelitian terhadap jenis makanan yang dikonsumsi oleh lebih dari 60 ribu wanita yang berusia antara 40 hingga 70 tahun. Penelitian dilangsungkan selama tiga tahun dan sesudah itu para peneliti mendapat kesimpulan bahwa wanita-wanita yang tidak terserang kanker payudara banyak mengkonsumsi minyak zaitun dalam menu makanan mereka.
Minyak Zaitun dan Trombosit Darah?
Sebuah penelitian ilmiah yang berlangsung selama satu tahun lebih membuktikan bahwa makanan yang kaya kandungan minyak zaitun mengurangi efek buruk lemak yang terkonsumsi terhadap timbulnya trombosis (penggumpalan darah), sehingga mengurangi terjadinya penyakit pembuluh jantung koroner.
Minyak Zaitun Menurunkan Tekanan Darah
Majalah Archives of Internal Medicine edisi Maret 2000, mempublikasikan penelitian yang dilakukan pada 27 pasien yang terkena hipertensi dengan tekanan darah rata-rata tidak kurang dari 165/104 mm Hg, mereka rutin mengkonsumsi obat anti hipertensi. Para pasien dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak zaitun dara (virgin olive oil), sedangkan kelompok lainnya mengkonsumsi makanan yang mengandung minyak bunga matahari.
Enam bulan kemudian hasil penelitian menunjukkan penurunan tekanan darah hingga 7 poin pada orang-orang yang mengkonsumsi minyak zaitun. Sementara pada kelompok yang mengkomsumsi minyak matahari tidak terjadi perubahan tensi sama sekali. Para pasien yang mengkonsumsi minyak zaitun dalam makanan mereka mampu mengurangi dosis obat-obatan hepertensi hingga setengahnya, bahkan 8 orang diantaranya tidak memerlukan obat anti hipertensi selama penelitian tersebut.
Mencegah Sumbatan Darah
Laporan para peneliti Spanyol menyatakan bahwa memakan makanan yang disiapkan dengan minyak zaitun yang kaya fenol (suatu bahan yang mempunyai manfaat bagi jantung), dapat membantu mencegah sumbatan darah pada orang dengan kolesterol tinggi.
Dr. Franscisco Perez-Jimenez dan koleganya dari Reina Sofia University Hospital di Cordoba menyimpulkan bahwa temuan mereka menghasilkan bukti baru tentang manfaat kesehatan minyak zaitun murni. Temuan ini dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi Agustus 2007.
Pada tahap awal aterosklerosis, keseimbangan antara faktor pembuat sumbatan dan pelarut sumbatan di dalam pembuluh darah beralih menjadi lebih pada pembentukan sumbatan dan kadar lemak tinggi dalam darah memperburuk keseimbangan ini.
Minyak zaitun mengandung fenol yang terlihat melawan penyumbatan dalam uji di laboratorium, tapi para peneliti memberi catatan sedikit studi mengenai efeknya yang dilakukan pada manusia.
Untuk menyelidikinya, para peneliti mengamati 21 orang dengan kadar kolesterol tinggi, makan pagi dengan 2 menu berbeda. Selama 1 minggu, mereka mengkonsumsi roti tawar dengan minyak zaitun yang mengandung 400 bagian per juta fenol atau roti tawar dengan minyak zaitun yang kebanyakan fenolnya telah diekstraksi sehingga tinggal 80 bagian per juta. Partisipan studi selanjutnya ditukarkan menu sarapan paginya.
Dua jam setelah makan kadar fenol tinggi, konsentrasi antigen faktor VII para partisipan, yang mempromosi pembekuan darah, lebih rendah dibandingkan pada kelompok rendah fenol. Kelompok fenol tinggi juga mengalami penurunan terbesar dalam aktivitas clot promotor lain yaitu inhibitor plasminogen aktivator-1.
Para peneliti menjelaskan bahwa studi sebelumnya memberikan hasil yang tidak konsisten mengenai efek minyak zaitun dalam darah karena adanya variasi kandungan fenol.
Para peneliti menambahkan, walaupun studi ini sepakat dengan komponen mikro minyak zaitun murni, kita sebaiknya terus memikirkan dalam rangka evaluasi sifat-sifat biologi keseluruhan makanan. Dengan menyimpan hal ini dalam pikiran kita, mereka menyimpulkan bahwa saat ini studi menunjang menfaat minyak zaitun bagi kesehatan jantung.
Menggoreng Dengan Minyak Zaitun Jauh Lebih Sehat Buat Jantung
Gorengan merupakan jenis olahan makanan yang paling disukai karena rasa yang renyah gurih. Namun, resiko lemak berlebihan menjadi ancaman. Riset di Spanyol memberi saran untuk menggoreng dengan minyak zaitun yang lebih sehat.
Minyak yang berasal dari buah zaitun ini biasa digunakan untuk memasak, kosmetik dan bahan membuat sabun. Minyak zaitun mengandung nutrisi yang tinggi, dan punya banyak manfaat salah satunya dapat mengurangi resiko penyakit jantung.
Berita yang dilansir ScienceDaily (24/01) menyebutkan, makan makanan yang digoreng dengan minyak zaitun tidak memiliki efek buruk pada jantung yang mengakibatkan kematian dini. Selain minyak zaitun, minyak bunga matahari juga punya manfaat yang sama. Pernyataan tersebut juga diterbitkan dalam British Medical Journal secara online.
Penelitian telah dilakukan di Spanyol (salah satu negara Mediterania). Di sana minyak zaitun dan minyak bunga matahari yang digunakan untuk menggoreng mungkin hasilnya tidak akan sama seperti di negara lain yang biasanya menggunakan kembali minyak yang sudah dipakai menggoreng.
Seperti dinegara-negara Barat, menggoreng adalah salah satu metode memasak yang paling populer. Ketika makanan digoreng kalori akan bertambah. Selain itu makanan yang digoreng juga dapat meningkatkan beberapa faktor resiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan obesitas. Tapi itu semua belum sepenuhnya diteliti.
Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Pilar Guallar-Castillon dari Universitas Otonom Madrid, dengan mensurvei metode memasak sebanyak 40.757 orang dewasa, berusia 29 hingga 69 tahun. Saat penelitian dimulai tidak satu pun peserta menderita penyakit jantung.
Masing-masing peserta diwawancarai tentang diet dan metode memasak oleh para pewawancara terlatih. Peserta yang ditanya lebih detil soal makanan gorengan yang dimakan apakah digoreng kering, ditumis, dilapisi adonan tepung atau dilapisi tepung roti.
Para penulis hasil penelitian menyimpulkan, ‘Di negara Mediterania, minyak zaitun dan bunga matahari adalah lemak yang paling umum digunakan untuk menggoreng dan setelah diamati sejumlah besar makanan yang digoreng tidak beresiko terhadap penyakit jantung koroner atau kematian.’
Professor Michael Leitzmann dari University of Regensburg di Jerman menambahkan bahwa riset mematahkan mitos bahwa ‘makanan gorengan tidak baik buat jantung’. Terlalu sering makan gorengan bukan tidak beresiko tetapi yang lebih penting adalah mencermati jenis minyak yang dipakai.
Nutrisi Dan Memperindah Rambut Dengan Zaitun
berikut beberapa tips kesehatan dan keindahan rambut dengan Zaitun:
Sebelum anda mencuci rambut anda, Sapukan minyak zaitun ke atas rambut anda dan urutkan untuk beberapa minit. Biarkan sebentar, kemudian bilas dengan shampo seperti biasa.
Untuk mereka yang mempunyai rambut uban, gunakanlah minyak zaitun setiap hari. Minyak zaitun membekalkan zat dan galian yang diperlukan kepada kulit kepala dan dengan itu ia dapat mencegah rambut uban.
Untuk mereka yang mempunyai rambut kering dan berbelah dihujungnya. Sapukan minyak zaitun ke atas rambut anda untuk melembabkan rambut dan menyuburkan rambut anda
Meningkatkan
Metabolisme / MencegahKegemukan
Makan
Buah zaitun
setiap hari dapat mencegah kegemukan. Khasiat
ini berasal dari lemak tak jenuh tunggal yang mempercepat pembakaran
lemak dan mencegah gula diubah menjadi lemak. Selain
itu, sebuah studi dari
British
Journal
of Nutrition menemukan,
asam lemak tak jenuh tunggal menstimulasi Cholecystokinin
,
sejenis hormon penekan nafsu makan yang mengirim sinyal kenyang ke
otak.
Menguatkan sistem imun serta mengurangi penyakit Flu
Buah zaitun kaya dengan vitamin E larut lemak, yang melindungi sel-sel dari radikal-radikal bebas yang berbahaya. Antioksidan ini menguatkan sistem imun, mengurangi penyakit seperti flu sampai 30%, menurut hasil riset Tuft! University di Boston, Amerika Serikat.
Minyak Zaitun dan Badan Pelayanan Ilmu Farmasi Modern:
Badan Pelayanan Ilmu Farmasi Modern menyebutkan bahwa minyak zaitu menimbukan efek lembut dan melembutkan. Ia berkhasiat untuk obat anti sembelit. Minyak zaitun juga melembutkan permukaaan kulit yang mengalami infeksi dan digunakan untuk menghilangkan sisik kulit yang ditimbulkan oleh eksim dan psoriasis.
Para ilmuan Jepang menemukan bahwa membalur kulit dengan minyak zaitun yang berkualitas baik,setelah berjemur dengan sinar matahari,akan memperkecil resiko terkena kanker kulit. Para peneliti juga menemukan bahwa minyak zaitun yang berkualitas baik membantu memperlambat munculnya dampak kanker terhadap kulit dan mengurangi volume kanker apabila dibalurkan di kulit.
Hikayat Zaitun dan Tikus; Bisakah Manusia Mengambil Pelajaran?
Para peneliti di sebuah Fakultas Kedokteran di Kuba, di bawah arahan Dr.Masamito menjemur beberapa ekor tikus dibawah sinar matahari tiga kali dalam sepekan. lima menit setelah terkena sinar matahari, mereka membalur sekelompok tikus dengan minyak zaitun kualitas biasa, sekelompok lain dibalur dengan minyak zaitun baru berkualitas tinggi,sedangkan kelompok ketiga tidak dibalur dengan minyak zaitun sama sekali. Setelah 18 pekan, luka-luka kanker mulai muncul pada kelompok tikus yang tidak dibalur dengan minyak. Adapun kelompok tikus yang dibalur minyak zaitun biasa keadaannya sedikit lebih baik. Sedangkan kelompok tikus yang dibalur dengan minyak zaitun baru yang berkualitas tinggi, tidak muncul pengaruh kanker kulit kecuali setelah 24 pekan.
Manfaat Preventif
Sebuah tim ilmiah di Spanyol telah mecapai kesimpulan bahwa penggunaan miyak zaitun untuk memasak makanan bisa mencegah kanker. Tim medis yang menjalankan eksperimen ini mengatakan bahwa hasil-hasil yang muncul menunjukkan bahwa minyak zaitun mengandung khasiat preventif. Inilah yang bisa menjelaskan alasan mengapa menu Mediterrania disebut sebagai menu sehat. Kelompok ini menjelaskan bahwa minyak zaitun berperan menghambat zat yang disebut arakdonat, yang apabila bertemu dengan zat lain yang disebut prostaglandin bisa memicu sel-sel untuk melakukan pembelahan kanker.
Para peneliti di Universitas Oxford Inggris, juga menemukan bahwa minyak zaitun di dalam lambung berinteraksi dengan asam lambung dan mencegah terjadinya penyakit kanker usus dan rektum.
Sebuah penelitian di Jepang terhadap para wanita yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih dari satu kali dalam sehari membuktikan bahwa mereka lebih jarang terkena kanker payudara dengan perbandingan 25%.
Penelitian-Penelitian Menakjubkan dan Kesimpulan-Kesimpulan Penting
Pada bulan April tahun 1997, 16 ilmuwan terkenal di bidang kedokteran di seluruh dunia, berkumpul di Roma untuk menyampaikan beberapa pesan bersama tentang tema “minyak zaitun dan menu Mediterrania”. Para ilmuwan tersebut menyampaikan rekomendasi yang memaparkan penelitian ilmiah terbaru mengenai minyak zaitun dan menu Mediterrania.
Diantara rekomendasi dan hasil penelitian itu menyebabkan bahwa konsumsi minyak zaitun membantu mencegah terjadinya penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, diabetes dan obesitas serta mencegah terjadinya kanker.
Demikian Pembahasan Khasiat Minyak Zaitun Menurut Pandangan Ilmiah. Semoga bermanfaat.
dari berbagai sumber.
Order minyak zaitun
dari berbagai sumber.
Order minyak zaitun
bebas yang berbahaya. *ntioksidan ini menguatkan sistem imun, mengurangi penyakit seperti flusampai 7A, #enurut hasil riset
Tuft! Unier!ity
di Boston, *merika )erikat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar