Penyakit Diabetes Melitus merupakan penyakit yang terjadi akibat tingginya kadar gula di dalam darah. Yang perlu diperhatikan adalah penyebab dari tingginya kadar gula dalam darah. Makanan mengandung bermacam macam zat yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin, protein, karbohidrat, mineral, air, lemak dsb. Karbohidrat merupakan sumber utama penghasil glukosa dalam tubuh.
Di dalam usus 12 jari karbohidrat diubah oleh enzim amilase yang di produksi oleh kelenjar pankreas menjadi glukosa. Kemudian kelenjar prankreas menghasilkan hormon insulin untuk menurunkan kadar gula menjadi batas normal. Dengan reaksi katabolisme yang disebut reaksi glikolisis, glukosa di ubah menjadi energi.
Dari metabolisme glukosa di atas yang menjadi kemungkinan penyebab terjadinya diabetes adalah faktor makanan dan faktor organ pankreas.
Kerusakan atau melemahnya kinerja kelenjar pankreas mengakibatkan sedikitnya hormon insulin sehingga mengakibatkan kadar gula meninggi sering dikenal dengan PENYEBAB DIABETES TYPE 1.
Sedangkan faktor makanan juga menyebabkan tidak mampunya hormon insulin menormalkan kadar gula dalam darah. Memproduksi insulin tapi tidak mencukupi karena disebabkan oleh komplikasi obesitas,misalnya tingginya kadar lemak darah, baik kadar kolesterol maupun trigliserida. Kondisi inilah yang dinamakan resistensi insulin. Pankreas mampu memproduksi insulin, tapi sel tubuh tak bisa menyerap gula darah yang dibutuhkan. Oleh karena itu, terjadilah poliuri (sering buang air kecil dalam volume banyak), polidipsi (sering merasa haus), dan polifagi (sering merasa lemas). Kondisi ini dikenal dengan PENYEBAB DIABETES TYPE 2.
Keduanya perlu penanganan yang baik. Karena bilamana penyakit Diabetes ini dibiarkan / tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan kerusakan organ lainnya seperti stroke, jantung dsb. Untuk mengobatinya perlu merubah pola hidup yang sehat diantaranya :
- Mengatur pola makanan seperti mengurangi makanan berkabohidrat tinggi, makanan yang berkadar gula tinggi. Mencukupkan makanan yang berserat untuk melancarkan BAB, serta cukup minum air putih.
- Cukup Olah raga, cukup istirahat serta mengurangi stress.
- Memperhatikan kehidupan ruhani, seperti memperhatikan dan melaksanakan sholat, membaca Al Qur’an, Mengingat Allah, mensyukuri nikmat Allah dsb, untuk menyeimbangkan pola hidup.
Beberapa herbal yang baik digunakan untuk penyakit Diabetes adalah Minyak zaitun, Habbatussauda, dan Diabextrac.
Minyak zaitun mampu untuk mengatasi kolesterol, lemak jenuh, memudahkan BAB, melindungi liver, memperbaiki sistem pencernaan, membersihkan dan memelihara usus pencernaan serta mengobati luka dalam. Minyak zaitun juga mengurangi resiko penyakit jantung koroner.
Habbatussauda, baik untuk memelihara organ seperti Jantung, otak dan paru, serta baik untuk penyembuhan penyakit.
Diabextrac, adalah herbal Alami yang membantu menurunkan kadar gula darah, melancarkan peredaran darah dan memperbaiki kerja pankreas sehingga menghasilkan insulin secara alami. Diabextrac diformulasikan khusus untuk mengatasi penyakit diabetes dengan cara memperbaiki fungsi organ pankreas.
Bekam pada titik tertentu, juga baik untuk menurunkan kadar gula. Bagi penderita diabetes yang belum terbiasa menggunakan herbal alangkah baiknya sebagai langkah pertama mengkonsumsi herbal dahulu untuk memperkuat dan memperbaiki tubuh. Setelah terbiasa dengan herbal, baru melakukan bekam.
Apabila terdapat luka yang sulit sembuh, alangkah baiknya mengutamakan herbal, Insya Allah.
Minyak zaitun mampu untuk mengatasi kolesterol, lemak jenuh, memudahkan BAB, melindungi liver, memperbaiki sistem pencernaan, membersihkan dan memelihara usus pencernaan serta mengobati luka dalam. Minyak zaitun juga mengurangi resiko penyakit jantung koroner.
Habbatussauda, baik untuk memelihara organ seperti Jantung, otak dan paru, serta baik untuk penyembuhan penyakit.
Diabextrac, adalah herbal Alami yang membantu menurunkan kadar gula darah, melancarkan peredaran darah dan memperbaiki kerja pankreas sehingga menghasilkan insulin secara alami. Diabextrac diformulasikan khusus untuk mengatasi penyakit diabetes dengan cara memperbaiki fungsi organ pankreas.
Bekam pada titik tertentu, juga baik untuk menurunkan kadar gula. Bagi penderita diabetes yang belum terbiasa menggunakan herbal alangkah baiknya sebagai langkah pertama mengkonsumsi herbal dahulu untuk memperkuat dan memperbaiki tubuh. Setelah terbiasa dengan herbal, baru melakukan bekam.
Apabila terdapat luka yang sulit sembuh, alangkah baiknya mengutamakan herbal, Insya Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar